You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
APBD DKI tahun 2018 disahkan akhir November
photo Doc - Beritajakarta.id

Bamus DPRD Tetapkan Jadwal Pembahasan KUA-PPAS APBD 2018

Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Bamus DPRD) DKI Jakarta menetapkan jadwal pembahasan rancangan Kebijakan Umum APBD - Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018. 

Hari ini kita menetapkan jadwal secara keseluruhan untuk membahas KUA-PPAS dan RAPBD 2018

Wakil Ketua Bamus DPRD DKI, Mohamad Taufik mengatakan, penyusunan jadwal tersebut bertujuan mensinkronisasikan jadwal para anggota dewan. 

KUA-PPAS 2017 Ditetapkan Rp 70,28 Triliun

"Hari ini kita menetapkan jadwal secara keseluruhan untuk membahas KUA-PPAS dan RAPBD 2018," ujar Taufik, Rabu (1/11).

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, optimistis pembahasan KUA-PPAS dan RAPBD 2018 oleh dewan bisa selesai pada November ini. 

"Bamus ini menyusun jadwal pembahasan KUA-PPAS dan RAPBD. Bulan ini mudah-mudahan tuntas, saya optimis bulan ini selesai," ucap Saefullah.

Jadwal pembahasan KUA-PPAS diawali dengan agenda rapat badan anggaran bersama eksekutif atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pada 2 November 2017. 

Dilanjutkan pada 6 dan 7 November 2017, rapat pra pembahasan antara komisi-komisi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan agenda inventarisasi hasil pembahasan dan pendalaman komisi bersama TAPD terhadap rancangan KUA-PPAS APBD 2018.  

Kemudian, rapat badan anggaran (Banggar) bersama pimpinan Komisi DPRD, TPAD, para asisten dan kepala SKPD, pada 8 dan 9 November 2017. 

Pada 13 November 2017, rapat gabungan pimpinan dewan dan pimpinan SKPD serta anggota banggar dan TAPD dengan agenda penelitian akhir dan persetujuan terhadap rancangan KUA-PPAS APBD DKI 2018. Setelah itu, pimpinan DPRD dan Gubernur DKI menandatangani MoU KUA-PPAS tersebut.

Setelah itu, pada 15 November 2017, Gubernur DKI Jakarta menyampaikan pidato soal Raperda APBD. Dilanjutkan dengan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD yang disampaikan gubernur, pada 16 November.

Pada 20 November 2017, Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian jawaban gubernur terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD DKI 2018.

Kemudian, diakhiri pada 27 November 2017, dengan agenda penyampaian laporan Banggar DPRD untuk meminta persetujuan dari anggota dewan secara lisan yang dilanjutkan penandatangan persetujuan bersama pimpinan dewan dengan Gubernur DKI Jakarta. Ditutup dengan pendapat akhir gubernur terhadap Raperda tentang APBD DKI Jakarta 2018.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6745 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6026 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1375 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1251 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1187 personAldi Geri Lumban Tobing